Banjarmasin, derapjurnalis.com– Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI resmi menutup Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan Kolaboratif Angkatan 118 yang berlangsung sejak tanggal 2 hingga 8 Juni 2026 di Gedung Lemhannas RI, Jakarta. Program strategis ini diselenggarakan guna memperkuat wawasan kebangsaan dan membangun sinergitas lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan global demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Selama satu pekan, ratusan peserta yang terdiri dari jajaran direksi institusi finansial, kurator, organisasi profesi, akademisi, hingga pimpinan organisasi kepemudaan, mengikuti rangkaian kegiatan intensif. Materi dikemas secara komprehensif mulai dari ceramah, diskusi kelompok, hingga mancakrida (outbound) untuk menanamkan nilai-nilai gotong royong dan kolaborasi.
Komitmen Lemhannas RI dalam merangkul keberagaman terlihat dari latar belakang demografi peserta yang melintasi berbagai daerah dan generasi. Di antara Jajaran Tokoh Senior dan Praktisi Industri Nasional, dinamika forum turut diperkaya oleh keberadaan Anisa Razak Khairina. Ia tercatat sebagai satu-satunya perwakilan dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sekaligus menjadi peserta termuda dalam angkatan ini.
Anisa, yang merupakan Ketua Umum aktif KOHATI HMI Cabang Banjarmasin sekaligus bagian dari Jajaran Pengurus Aktif Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel periode 2026–2030, juga dikenal aktif sebagai praktisi profesional di sektor properti dan manajemen outsourcing security & hospitality. Keterlibatannya menjadi potret bagaimana program ini sukses membangun jembatan komunikasi antar-generasi. Perspektif dari keterwakilan kepemudaan daerah, gerakan perempuan, dan dunia industri ini memberikan warna tersendiri dalam merumuskan implementasi nilai kebangsaan yang lebih inklusif.
Melalui diskusi kelompok dan simulasi yang dilakukan, perbedaan latar belakang sektor dan usia tersebut justru dilebur untuk melahirkan gagasan-gagasan yang lebih adaptif, aplikatif, dan berdampak luas bagi daerah asal masing-masing peserta.
Penutupan program Angkatan 118 ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat pemantapan nilai kebangsaan secara resmi kepada perwakilan peserta, menandai kesiapan mereka untuk kembali ke sektor dan daerah masing-masing sebagai garda terdepan pembangunan karakter bangsa.*****juna
