BANJARMASIN - Bulan Imunisasi Nasional masih berjalan. Masyarakat diharapkan untuk membawa anaknya ke tempat titik-titik imunisasi terdekat. Demikian disampaikan Kandinkes Kalsel dr. Dia Uddin, MKes kepada RRI Banjarmasin. Sedangkan menyinggung imunisasi dengan vaksin, maka itu katanya, dilakukan berjarak satu bulan.
“Kalau antara Vaksin Covid 19 dengan Imunisasi BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) ini, harus ada jarak selama satu bulan. Yang mana yang duluan, itu nantinya Petugas Kesehatan di lapangan sudah paham SOP (Standar Operasional Prosedur) itu. Tapi kalau sesame BIAN, misalnya Campak sama Polio, itu bias bersamaan. Hari itu juga bias,” ungkap Dia Uddin.
Sedangkan masih adanya Ibu-ibu yang ragu untuk memberikan imunisasi pada anaknya dengan alas an anak akan panas setelah diimunisasi, kata Dia Uddin, malah itu bukti reaksi tubuh anak membentuk imun.
“Imunisasi memang ada yang berefek samping. Tapi sebetulnya efek itu yang tidak mengkhawatirkan, ringan, jadi tidak masalah. Malah efek itu bukti bahwa di tubuh kita sedang bereaksi untuk membentuk imun. Jadi malah yang lebih baik, yang lebih bagus yang ada efek itu. Yang ada demam-demam. Tapi selama ini tidak ada yang fatal. Kalau ada yang demam, dikasih (obat) parasetamol, penurun panas, sudah selesai. Itu tidak sebanding dengan manfaat yang didapat. Karena imunisasi ini mencegah penyakit-penyakit yang bias dicegah dengan imunisasi,” tegas Dia Uddin.
Kegiatan Imunisasi sudah dilakukan puluhan tahun yang lalu dan diikuti jutaan orang dan semuanya aman-aman saja. Karena itu diingatkan kepada Ibu-ibu untuk tidak ragu membawa anaknya untuk melakukan imunisasi.***(juns)