Kecap Dalam Sajian Telur Setengah Matamg Di Hotel dan Eksistensi Perempuan di Media Sosial Jadi Perhatian


Banjarmasin, derapjurnalis.com -Sebuah fenomena kecil dan menggelitik, yang bahkan muncul pertanyaan : Kenapa ya di Hotel setiap Saya pesan telur mata sapi setengah matang, tidak ada kecap? Hanya tomat dan sambal yang disediakan. Apakah kecap tidak jadi perhatian?  

Terkait fenomena telur mata sapi tanpa sajian kecap, karena selera Lokal bukan standar Internasional. Kata Prof. Dr. Ahmad Yunani SE MSi selaku Ketua Dewan Penasehat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kalsel, yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM Banjarmasin, Hotel atau Asosiasi sebenarnya dapat melakukan observasi tamunya, lebih banyak Lokal atau Tamu Asing. 

"Jika lebih banyak Lokal dan Domestik, mestinya tetap disediakan, karena selama ini beberapa Hotel juga menyajikan hidangan jajanan tradisional, namun umumnya Hotel sudah terstandarisasi dengan berafiliasi dengan Manajemen Internasional yang memayunginya, jadi terikat aturan internal dan kerjasama," ujar Yunani, Sabtu (4/4/2026).

Namun hal ini, kata Yunani, bisa dikomunikasikan, bahkan bisa mendukung pemasaran produk kecap Domestik. Pada beberapa sajian yang memerlukan kecap seperti bubur ayam dan sop, tetap ada tersedia kecap.


Ada fenomena dan bahkan pertanyaan yang menggelitik. Kenapa ya banyak Perempuan yang bersuami lebih suka membuat foto profil WA sendirian? Sedangkan bila Lelaki beristri membuat foto profil sendirian, malah diomelin oleh Istrinya.

Sehubungan hal ini, Prof. Dr. Ahmad Yunani SE MSi selaku Ketua Dewan Penasehat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kalsel, yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM Banjarmasin mengatakan, Perempuan memasang foto sendiri di Media, umumnya ingin eksis dan kelihatan menarik, sesuai sifat karakter perempuan senang disanjung dan gaul. Sedangkan Laki-laki jika memasang profil sendiri dikhawatirkan istrinya bisa disukai orang lain atau perempuan dan takut direbut. 

"Terkadang Laki-laki yang terlalu eksis sendirian di media sosial memang lebih berisiko menurut Perempuan, padahal Perempuan yang eksis sendirian juga tidak kalah besar juga resikonya, namun lebih berisiko kalau tampil dengan Laki-laki lain," ujar Yunani, Sabtu (4/4/2026).

Dikatakan, sebenarnya laki-laki dan perempuan yang punya aktivitas, masing-masing tampil eksis sendirian, wajar dengan kesibukannya dan privasinya dari pasangan, hanya saja sekali waktu tetap harus ditampilkan pasangannya agar tidak ada kecurigaan seperti ada masalah dengan pasangannya. Yang terpenting asal tidak berlebihan saja.*****

Lebih baru Lebih lama