Banjarmasin, derapjurnalis.com–Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) turut ambil bagian dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang digelar pada Minggu (17/5/2026).
Dalam momentum bersejarah tersebut, UNUKASE menyediakan rest area bagi komunitas pesepeda onthel dan sepeda antik yang mengikuti kirab perjuangan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA itu memanfaatkan halaman kampus UNUKASE sebagai titik persinggahan para peserta kirab sepeda onthel sebelum melanjutkan perjalanan menuju agenda utama peringatan.
Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menyampaikan apresiasi terhadap semangat para pesepeda yang turut merawat nilai sejarah melalui kegiatan kirab sepeda antik.
“Sepeda onthel, yang juga dikenal sebagai sepeda antik Banjar, merupakan bagian dari sejarah transportasi dan budaya Indonesia. Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, namun momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan, nasionalisme, dan cinta tanah air yang telah diwariskan para pejuang kemerdekaan di Kalimantan,” ujar Dr. Abrani.
Menurutnya, kehadiran komunitas sepeda onthel tidak hanya menghadirkan nuansa nostalgia, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah bagi generasi muda mengenai perjuangan para pahlawan.
Lebih dari sekadar tempat beristirahat, rest area UNUKASE juga menjadi ruang interaksi antara kampus dan masyarakat. Mahasiswa turut berperan aktif dengan membagikan air mineral serta brosur penerimaan mahasiswa baru kepada para peserta kirab.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Farhanie, S.P., M.M., turut membersamai rombongan Sepeda Onthel saat tiba di lokasi rest area UNUKASE.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan kampus dalam menyukseskan kegiatan peringatan HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Tahun 2026 yang mengusung tema “Pengorbanan dan Jasa Pahlawan ALRI Abadi Dalam Sejarah Negeri.”
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Dinas Sosial sangat mengapresiasi keikutsertaan komunitas sepeda onthel, komunitas sepeda pensiunan, dan Sepeda Antik Banjar (SABAN) dalam memperingati HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI IV Pertahanan Kalimantan tahun 2026,” ujar Farhanie.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan UNUKASE.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan UNUKASE. Setelah ini, peserta akan melanjutkan perjalanan dan mengikuti upacara di Makam Pahlawan Brigjen Hasan Basri di KM 20 Liang Anggang,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu peserta kirab sekaligus anggota komunitas sepeda onthel, Jhon Mari (69), mengaku terbantu dengan fasilitas yang disediakan kampus.
“Peserta sepeda onthel rata-rata sudah sepuh, dan sepeda yang digunakan pun sudah cukup tua. Adanya rest area ini sangat membantu kami untuk beristirahat sejenak dan melepas penat, sambil menikmati kacang rebus dan pisang rebus, makanan sehat,” ujar Bang Jhon.
Kehadiran rest area di halaman UNUKASE menjadi wujud dukungan nyata kampus terhadap pelestarian sejarah, budaya, serta penguatan semangat kebangsaan melalui kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Dengan memfasilitasi komunitas pesepeda onthel, UNUKASE menunjukkan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga mitra masyarakat dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan warisan sejarah bangsa. ( humas unukase/mpd)

