Rektor UNUKASE Hadiri RAKOR LLDIKTI Wilayah XI di IKN



Ibu Kota Nusantara, derapjurnalis.com - Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan(UNUKASE),  Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menghadiri  Rapat Koordinasi (RAKOR) LLDIKTI Wilayah XI yang digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026, di Kemenko 3 IKN.


Kegiatan yang mengusung tema *“Sinergi dan Kolaborasi dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Perguruan Tinggi”* tersebut dihadiri oleh Plt. Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Ketua Komisi X DPR RI, Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Sekretaris Otorita IKN, Kepala LLDIKTI Wilayah XI, serta pimpinan dan perwakilan PTN-PTS se-Kalimantan.

Dalam sambutannya, Plt. Sekretaris Jenderal Kemdiktisaintek, Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D., menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi merupakan prioritas nasional. Ia menyampaikan bahwa tantangan bersama saat ini adalah mendorong perguruan tinggi yang belum unggul untuk terus berkembang, termasuk meningkatkan sertifikasi Dosen sebagai  dari penguatan kualitas pendidikan.

“Indikator Kinerja Utama (IKU) menjadi kompas atau navigasi bagi perguruan tinggi dalam menjalankan transformasi pendidikan tinggi,” ujarnya.

Ia juga berharap IKN dapat menjadi ruang kolaborasi pendidikan melalui program magang, penelitian, maupun KKN tematik sehingga lulusan perguruan tinggi tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XI, Dr. Drs. Muhammad Akbar, M.Si., menyampaikan bahwa saat ini terdapat 15 PTN di wilayah XI, dengan tiga di antaranya telah berstatus unggul, serta 154 PTS yang telah terakreditasi.

Menurutnya, LLDIKTI Wilayah XI terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada seluruh stakeholder pendidikan tinggi melalui pengembangan sistem layanan daring dengan 52 menu layanan sebagai bagian dari transformasi layanan paperless.

“Rakor ini kembali dilaksanakan setelah tiga tahun, dan diharapkan menjadi wadah diskusi serta berbagi pengalaman antarperguruan tinggi di Kalimantan,” katanya.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi, menyampaikan bahwa pembangunan IKN saat ini masih berada pada tahap pertama, dengan target pada tahun 2028 seluruh kegiatan pemerintahan dapat berjalan secara penuh di IKN.

Ia menekankan bahwa pembangunan fisik harus sejalan dengan pembangunan sumber daya manusia unggul. Karena itu, kurikulum pendidikan tinggi diharapkan relevan dengan kebutuhan masa depan dan siap mendukung pengembangan IKN.

Sedangkan Ketua Komisi X DPR RI, Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., yang hadir secara daring, menyampaikan komitmennya untuk mendukung berbagai kebutuhan dan tantangan pendidikan tinggi.

Menurutnya, tantangan utama pendidikan tinggi saat ini mencakup partisipasi pendidikan dan keterserapan lulusan di dunia kerja. Ia juga menekankan pentingnya sinergi kolektif antara legislatif, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pendidikan.

Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Rakor tersebut sebagai forum strategis dalam memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi di Kalimantan.

“UNUKASE siap mendukung penguatan mutu pendidikan tinggi melalui peningkatan kolaborasi, pengembangan SDM, serta keterlibatan aktif dalam program-program strategis yang mendukung pembangunan IKN dan kemajuan pendidikan di Kalimantan,” tuturnya.*****


Lebih baru Lebih lama