Banjarmasin, derapjurnalis.com – Hitungan hari menuju Mel's Cup V2 semakin dekat. Pada 17–18 Oktober 2026 mendatang, GOR Ekso Banjarmasin bakal menjadi arena persaingan para pebulutangkis dari kalangan rumah sakit, instansi kesehatan, hingga perusahaan farmasi di Kalimantan Selatan.
Namun, sebelum para pemain saling beradu smash dan memperebutkan gelar juara, kesibukan justru berlangsung di balik layar. Panitia terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan jadwal pertandingan, pendataan peserta, hingga perlengkapan yang akan digunakan selama kompetisi.
Menariknya, peserta tahun ini tidak hanya datang dari Banjarmasin, tetapi juga sejumlah kabupaten lainnya di Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut membuat panitia harus bekerja lebih cermat agar pertandingan dapat berlangsung tertib, lancar, dan tetap mengakomodasi para peserta dari luar daerah.
Koordinator Seksi Acara Mel's Cup V2, Muhammad Hairul Saleh, menyampaikan optimisme terhadap kesiapan penyelenggaraan turnamen tahun ini.
Menurutnya, persiapan sudah berjalan sangat matang. Kekompakan dan pengalaman para anggota panitia menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai kebutuhan menjelang pertandingan.
"Event Mel's Cup Vol II 2026 ini dalam hal kesiapan sudah sangat matang dan sepertinya akan menjadi salah satu kompetisi badminton yang termeriah di Kalimantan Selatan tahun ini," ungkap Hairul, Senin (12/10/2026).
Meski demikian, ada satu hal yang mendapat perhatian khusus, yakni penyusunan jadwal pertandingan.
Sejumlah peserta berasal dari kabupaten-kabupaten lain di Kalimantan Selatan, sehingga pengaturan waktu pertandingan harus mempertimbangkan kondisi para peserta.
Menurut Hairul, hal tersebut bukan menjadi hambatan besar. Justru menjadi tantangan tersendiri bagi panitia agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung sesuai rencana.
Sedangkan Ade Pratama, salah seorang panitia yang bertanggung jawab pada bidang tersebut, mengungkapkan bahwa proses pendataan dan penyiapan berbagai berkas terus dilakukan menjelang pelaksanaan turnamen.
Sekilas, pekerjaan administrasi mungkin tidak terlihat semenarik aksi smash di lapangan. Namun, ketepatan data peserta dan kelengkapan dokumen merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran kompetisi.
"Tantangannya adalah memastikan data peserta tetap akurat dan lengkap, serta berkoordinasi dengan bidang lain agar persiapan berjalan lancar," ujar Ade.
Ia berharap seluruh proses administrasi dapat berjalan tertib, sehingga panitia maupun peserta bisa lebih fokus pada jalannya pertandingan.
Sementara itu, bidang perlengkapan juga terus memastikan kebutuhan pertandingan dapat terpenuhi.
Ariya Rahman, panitia Bidang Perlengkapan Mel's Cup V2, menjelaskan bahwa persiapan tidak hanya berkaitan dengan lapangan dan shuttlecock, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Bahkan, perlengkapan medis turut menjadi bagian dari kebutuhan yang diperhatikan panitia untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi.
Menurut Ariya, kesiapan perlengkapan menjadi salah satu faktor penting agar seluruh pertandingan dapat berjalan nyaman dan lancar.
"Harapan kami, Mel's Cup V2 dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses, serta memberikan pengalaman pertandingan yang menyenangkan bagi seluruh peserta," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan seluruh anggota panitia dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
"Semoga kerja sama dan kekompakan seluruh panitia menjadi kunci suksesnya acara ini," tambah Ariya.
Mel's Cup V2 merupakan kelanjutan turnamen bulu tangkis yang digagas dr. Meldy Muzada Elfa, Sp.PD-KGer., FINASIM, MM, setelah penyelenggaraan perdana pada Agustus 2025.
Turnamen ini menghadirkan tiga kategori pertandingan, yakni Ganda Putra A, Ganda Putra B, dan Ganda Putri.
Selain menjadi arena adu kemampuan, Mel's Cup juga dirancang sebagai wadah silaturahmi bagi para insan kesehatan yang sehari-hari disibukkan dengan pelayanan medis maupun aktivitas profesional lainnya.
Persaingan tahun ini juga diperkirakan semakin menarik. Sejumlah juara edisi pertama kembali ambil bagian, sebagian tampil dengan pasangan baru, sementara para pendatang baru siap mencoba peruntungan dalam perebutan gelar juara.
Namun, di balik semua antusiasme tersebut, ada kerja kolektif para anggota panitia yang terus memastikan setiap bagian penyelenggaraan dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Kini, waktu menuju pertandingan semakin dekat. Para pemain bersiap mengasah kemampuan, sementara panitia terus menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis.
Tinggal menunggu akhir pekan 17–18 Oktober 2026, ketika GOR Ekso Banjarmasin menjadi panggung adu smash, sportivitas, dan kebersamaan para insan kesehatan Kalimantan Selatan.*****
Tags
Headline