Banjarmasin, Minggu, 11 Oktober 2026, derapjurnalis.com - Pagi ini terasa begitu nikmat. Segelas kopi hitam manis menemani waktu bersantai di sebuah warung makan.
Setelah kopi habis diseruput, segelas air putih hangat menjadi penutup. Bibir dan mulut kemudian diseka dengan tisu.
Sederhana, tetapi terasa lengkap.
Begitulah cara menikmati pagi. Tidak harus di tempat mewah, tidak pula mesti dengan hidangan yang berlimpah. Terkadang, secangkir kopi, segelas air putih hangat, beberapa potong kue basah, dan suasana warung yang bersahaja sudah cukup menghadirkan kebahagiaan tersendiri.
Kopi hitam manis menjadi teman yang pas untuk menikmati beberapa potong kue basah yang ditawarkan di warung makan. Beragam kue dengan cita rasa khas menggoda selera. Harganya pun bersahabat dengan isi kantong.
Bagi sebagian orang, mungkin ini hanya rutinitas pagi yang biasa. Datang ke warung, memesan kopi, menikmati kue, lalu pulang untuk melanjutkan aktivitas.
Namun, jika direnungkan lebih jauh, ada kenikmatan sederhana yang patut disyukuri dari kebiasaan tersebut.
Kita tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk merasakan kebahagiaan.
Dengan berbekal selembar uang kertas senilai Rp20.000, kita sudah bisa menikmati kopi hitam manis dan beberapa potong kue. Bahkan, masih ada uang kembalian yang bisa disimpan kembali ke dalam dompet.
Sungguh, pagi yang menyenangkan tidak selalu ditentukan oleh seberapa banyak uang yang kita keluarkan. Ada kalanya kebahagiaan justru hadir melalui hal-hal kecil yang sering luput dari perhatian.
Secangkir kopi menghangatkan suasana. Kue basah mengisi perut. Air putih hangat menyegarkan setelah menyeruput kopi, sementara selembar tisu membantu membersihkan sisa kenikmatan di bibir.
Setelah semuanya selesai, ada rasa puas yang sulit dijelaskan.
Bukan karena menikmati sesuatu yang mahal, melainkan karena masih diberi kesempatan untuk merasakan nikmatnya hidup pada pagi hari.
Sebab, kebahagiaan tidak selalu harus dibeli dengan harga tinggi. Terkadang, ia hadir di meja warung sederhana, di antara secangkir kopi, segelas air putih hangat, beberapa potong kue, dan rasa syukur kepada Allah SWT.
Pagi pun berlalu dengan senyuman. Semoga nikmat sederhana hari ini menjadi pengingat bahwa masih banyak hal yang patut kita syukuri.
Alhamdulillah, nikmat pagi ini terasa begitu lengkap.
Salam kopi pagi. Salam syukur atas nikmat Ilahi.
— MAHAJUNA
Tags
Headline