Banjarmasin, derapjurnalis.com - Kebakaran lahan di Kalimantan Selatan memicu munculnya ISPA (Inspeksi Saluran Pernafasan Atas) di musim kemarau panjang ini dan didukung cuaca panas.
Hal ini membuat kekeringan, baik lahan gambut atau hutan.
Tommy Kristian selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Apresiasi lingkungan Hutan Indonesia (ALUN) mengatakan, dengan keadaan musim kemarau yang panjang juga cuaca yang panas yang menyebabkan kebakaran lahan, baik hutan atau gambut.
Tommy meminta ke semua element masyarakat agar jangan sembarang membakar sampah karena bisa memicu terjadinya kebakaran.
"Keadaan ini membuat kabut asap mulai menutupi langit Kalsel dan banyak masyarakat terpapar ISPA dari anak umur 4 tahun sampai orang dewasa dan orang tua," Tommy menyatakan, Selasa (18/8/2026).
Katanya, ALUN siap turun ke lapangan memberikan edukasi tentang hal ini ke masyarakat.
ALUN juga meminta kepada Dinas Kesehatan atau Puskesmas untuk turun lapangan ke wilayah yang terkena penyakit ISPA dan Dia mengapresiasi ke Tim Swadaya pemadam kebakaran telah terjun dan membantu memadamkan.
"Alun Kalsel siap berkolaborasi dengan Pemerintah Propinsi Kalimantan Selatan, Polisi dan TNI untuk bersama-sama menjaga dan mengedukasi masyarakat yang membuka lahan baru dengan tidak membakar lahan dan juga tidak membakar sampah serta tidak membuang puntung rokok.
Tommy juga mengimbau masyarakat agar memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, agar tidak terkena ISPA atau sesak nafas dan segerakan periksa ke Puskesmas terdekat, apabila ada gejalanya ISPA.*****juna
Tags
Headline