Banjarmasin, derapjurnalis.com - Dalam rangka memperkuat kualitas dan karakter dakwah Islam yang berkemajuan, Bidang Dakwah dan Tabligh Pimpinan Ranting Muhamadiyah ( PRM) Al Furqan Banjarmasin menyelenggarakan Pertemuan ke-13 (Penutupan) Pelatihan Mubaligh Muhammadiyah dengan mengangkat tema utama Kepribadian Mubaligh Muhammadiyah.
Kegiatan ini di hadiri puluhan peserta dan pengembira yang antusias mendengarkan paparan narasumber yang dilaksanakan pada Jum’at 11/09/2026 Ba'da Isya Masjid Al Furqan Jalan Bumi Mas Raya Banjarmasin.
Pada Penutupan Pelatihan Mubaligh ini hadir sebagai narasumber
Ustadz Prof. Dr. H. Ridhahani Fidzi, M.Pd , merupakan Ketua Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Kalsel dan juga sebagai Tamir Masjid Al Furqan
yang menyampaikan materi tentang pentingnya pembentukan kepribadian mubaligh yang kuat, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan dakwah di era modern secara bijak dan ilmiah.
Ustadz Ridhahani menambahkan, Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan retorika dakwah, tetapi juga menitikberatkan pada pembentukan karakter dan kepribadian mubaligh. Seorang mubaligh Muhammadiyah dituntut memiliki keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Ucapnya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu :
Menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berintegritas.
Menyampaikan dakwah secara hikmah, mencerahkan, dan menenangkan.
Menghadirkan solusi atas persoalan umat dengan pendekatan ilmiah dan berlandaskan manhaj Muhammadiyah. Kata tokoh ulama Kalsel ini.
Dalam paparannya Ustadz Ridhahani Fidzi mengulas tentang Mubaliq Sukses di antaranya :
1.Kharismatik : orang muncul sebagai muballigh yang berhasil karena mempunyai kharisma (daya pikat karena pandai menjadi contoh tauladan yang baik, baik hati, punya status tinggi, dan konsekwen kepada kebenaran)
2. Pelopor : dalam menyampaikan sesuatu, muballigh dituntut mempunyai visi dan misi yang kemudian dilaksanakan. Visi dan misi itu hendaknya memberi perubahan ke arah yang lebih baik dan menyenangkan.
3.Tekun Membina dan Membina Memimpin Berbeda dengan orang yang sekedar menjadi ahli pidato, seorang muballigh harus tekun membina dan mengarahkan.
Ucap Ustadz Ridhahani di hadapan Peserta dan Penggembira Pelatihan Mubaliq.
Menurut H. Akhmad Jazuli, S.Ked M.AP sebagai Ketua Kegiatan Pelatihan Mubaligh Masjid Alfurqan mengatakan Tema Kepribadian Mubaligh Muhammadiyah menjadi penegasan bahwa keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh kepiawaian berbicara, tetapi juga oleh kualitas pribadi dai yang mencerminkan nilai-nilai Islam dalam sikap dan perilaku.
Pertemuan ini merupakan sesi penutup dari rangkaian Pelatihan Mubaligh Muhammadiyah yang telah dilaksanakan secara berkesinambungan. Diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam aktivitas dakwah di tengah masyarakat, sehingga mampu menjadi agen perubahan yang mencerahkan umat.
Kedepan akan di bentuk Forum Mubaliq AlFurqan .tutup Jazuli.
( Syahri/ Jazuli)
Tags
Headline