Banjarmasin, derapjurnalis.com - Beberapa Waktu lalu Kalimantan Selatan terkena pemadaman listrik bergilir dan kini sudah berangsur mulai pulih kembali.
Walaupun demikian, pemadaman bergilir itu menimbulkan dampak kerugian yang cukup besar bagi Pelaku UMKM di Banjarmasin.
Sutjipto yang menggeluti tiga kegiatan, distribusi barang, kuliner dan Koperasi Konsumen Syariah Arrahmah juga menyatakan kerugian tersebut.
Kata Sutjipto, ujian pemadaman listrik bergilir yang terjadi sangat menggangu. Itu dirasakan di Kantor untuk distribusi, kuliner dan koperasi.
"Terganggu karena operasional cetak faktur dan sejenisnya tidak bisa dilakukan karena menggunakan listrik, juga gelap. Usaha kuliner terganggu dalam memasak. Akhirnya genset yang jarang terpakai harus diperbaiki," ujar Sutjipto, Sabtu sore (11/7/2023)
Diharapkan Sutjipto , agar Pemerintah mengantisipasi yang ada, bukan pemadaman tapi maintenance (perawatan) yang paling penting.
"Perbaikan perlu sekali. Kalau rusak dimaklumi, seperti adanya kabel tertimpa pohon. Tapi bila pemadaman bergilir, pasti ada sesuatu," Sutjipto menegaskan.
Sutjipto mengharapkan kepada Pemerintah, maintenance (perawatan) dijalankan secara rutin, hindari manipulasi dan korupsi. Energi batu bara juga tidak kekurangan.
Adanya kabar ganti rugi, katanya bila ada upaya ganti rugi, agar dibuat komitmen yang jelas, terutama kompensasi untuk UMKM yang aktifitasnya terganggu.
"Untuk kompensasi, sanggup tidak memberikan ganti terhadap Para Pelaku UMKM yang jumlahnya sekian banyak? Jika Ini dapat dilakukan, Para Pelaku UMKM akan memberi apresiasinya," tutup Sutjipto.*****
Tags
Headline