Banjarbaru, derapjurnalis.com – Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNUKASE) terus memperluas jejaring kemitraan dengan Lembaga Pendidikan Islam. Kali ini, Rektor UNUKASE, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc., melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Walisongo Fiddarissalam Putera di Jalan Pesantren RT 019/RW 003, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Rabu (8/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama strategis antara perguruan tinggi dan pondok pesantren, khususnya dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi Para Santri serta memperkuat pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
Rombongan UNUKASE yang dipimpin Rektor didampingi Wakil Rektor I Dr. Ir. H. Jarkawi, M.M.Pd., Wakil Dekan Fakultas Ekonomi, Sosial, dan Humaniora (FESH) sekaligus Wakil Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Redhana Aulia, S.P., M.P., serta Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Muhdi, S.E., M.M.
Kehadiran rombongan disambut oleh Pimpinan Pondok Pesantren Walisongo Fiddarissalam Putera, Dr. KH. M. Abdul Hamid Marzuqi, S.Pd.I., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Rais Syuriyah PCNU Kota Banjarbaru dan Wakil Ketua Rais Syuriyah PWNU Kalimantan Selatan.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan, Rektor UNUKASE menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari komunikasi yang telah terjalin sebelumnya saat acara buka puasa bersama di kediaman Ketua PCNU Kota Banjarbaru, Dr. H. Muslih Amberi.
Menurut Abrani, UNUKASE memiliki komitmen untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada lulusan pondok pesantren agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi tanpa harus meninggalkan identitas kepesantrenannya.
"Kami ingin membangun kolaborasi yang berkelanjutan dengan Pondok Pesantren Walisongo. UNUKASE siap menjadi mitra bagi para santri yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi melalui pendampingan akademik maupun akses terhadap berbagai program beasiswa. Kami berharap semakin banyak lulusan pesantren yang dapat menjadi sarjana sekaligus tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an," ujar Abrani.
Ia menambahkan, pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam mencetak generasi yang memiliki akhlak mulia. Oleh karena itu, sinergi antara pesantren dan perguruan tinggi menjadi kebutuhan untuk menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia di masa depan.
Selain membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan, Rektor juga mengundang Dr. KH. M. Abdul Hamid Marzuqi untuk berkontribusi sebagai narasumber dalam berbagai kegiatan pembinaan mahasiswa di UNUKASE. Kehadiran tokoh pesantren tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan karakter, wawasan keislaman, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah di lingkungan kampus.
Sementara itu, Dr. KH. M. Abdul Hamid menyampaikan apresiasi atas kunjungan Rektor beserta Jajaran Pimpinan UNUKASE. Menurutnya, kerja sama antara Pondok Pesantren dan Perguruan Tinggi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kesempatan santri untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
"Kami menyambut baik ikhtiar yang dilakukan UNUKASE. Semoga silaturahmi ini menjadi awal lahirnya berbagai program yang memberikan manfaat bagi Santri, pesantren, maupun masyarakat luas. Pendidikan pesantren dan perguruan tinggi memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan agama," ungkap Gus Hamid.
Pertemuan tersebut juga membahas peluang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari sosialisasi penerimaan Mahasiswa baru, penyediaan akses beasiswa bagi lulusan Pesantren, penguatan pendidikan karakter, hingga pelaksanaan kegiatan Akademik, pengabdian kepada Masyarakat, dan dakwah keilmuan.
Melalui kunjungan ini, UNUKASE menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan pondok pesantren sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan Generasi Muda yang unggul secara Akademik, berintegritas, memiliki wawasan Kebangsaan, serta berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah.*****
Tags
Headline